Jurnal Saintis https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis <p>Saintis diterbitkan oleh Program Studi Teknik Kimida dan Unibos Engineering Faculty E-Journal System (UEFS) Fakultas Teknik Universitas Bosowa. Jurnal ini merupakan jurnal peer-peer review yang bersifat terbuka, terbit 2 (dua) kali dalam setahun yang mempublikasikan karya penelitian kerya penelitian inovatif dalam bidang sains. Teknologi dan lingkungan, serta bidang lain yang relevan.</p> id-ID haris.mahmud@universitasbosowa.ac.id (Haris Mahmud) haris.mahmud@universitasbosowa.ac.id (Haris Mahmud) Jum, 15 Sep 2023 16:33:35 +0000 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 FORMULASI OPTIMUM SEDIAAN HAND SANITIZER ALAMI DARI NIRA AREN DAN MINYAK ATSIRI KAYU MANIS https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/303 <p><em>Kebersihan merupakan salah satu bagian yang penting dalam kehidupan sehari-hari manusia baik di dalam atau di luar ruangan sebagai upaya dalam menjaga kesehatan tubuh, menjaga kebersihan tangan merupakan hal yang sangat penting. Salah satu produk yang dapat digunakan untuk untuk membersihkan tangan adalah handsanitizer. </em></p> <p><em>Tujuan dari riset ini adalah mengetahui formulasi optimum dari hand sanitizer alami berbahan dasar nira aren dan minyak atsiri kayu manis serta mengetahui karakteristik dan angka penurunan koloni bakteri dari sediaan hand sanitizer nira aren dan minyak atsiri kayu manis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan beberapa pengujian seperti uji</em> <em>homogenitas, uji organoleptik, uji pH, uji iritasi kulit dan pengujian penurunan angka bakteri menggunakan metode swabing pada media NA. </em></p> <p><em>Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa formula optimum untuk pembuatan hand sanitizer nira aren dan minyak atsiri kayu manis ialah formulasi F4 yaitu 50 ml alkohol 10 ml gel aloevera dan 2 tetes minyak atsiri kayu manis, penurunan angka koloni bakteri mencapai 92% di formulasi optimum hand sanitizer nira aren dan minyak atsiri kayu manis.</em></p> Ega Milenia Sari, Hamsina, Fitri Ariani Hak Cipta (c) 2023 Ega Milenia Sari,Hamsina,Fitri Ariani https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/303 Sen, 10 Apr 2023 00:00:00 +0000 Pengaruh Garam Kasar terhadap Pengurangan Kadar Sulfur pada Batubara Sub-Bituminus https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/402 <p>Tujuan penelitian untuk mengetahui penurunan kadar sulfur pada batubara yang efektif dengan perbedaan konsentrasi garam dan ukuran batubaranya. Batubara yang digunakan berasal dari Wara, Tabalong secara umum tergolong batubara sub-bituminus dengan kadar sulfur yang agak tinggi. Salah satu usaha untuk menurunkan kadar sulfur tersebut adalah dengan pencucian batubara menggunakan metode aglomerasi dengan bantuan garam yang memiliki ion elektrolit. Usaha pengurangan kadar sulfur pada batubara selain menghilangkan pencemar pada lingkungan juga merupakan usaha untuk meningkatkan harga jual batubara. Pencucian batubara menggunakan metoda aglomerasi dengan campuran air garam dan minyak pada berbagai ukuran batubara Pada variable ukuran batubara 0,300 mm, 0,250 mm, dan 0,212 mm. Dari hasil penelitan didapatkan bahwa penurunan kadar sulfur pada batubara dengan ukuran 0,212 mm lebih tinggi dibanding yang lain yaitu sebesar&nbsp; 11,47 %. Sedangkan, pada konsentrasi larutan garam batubara 5%, 10% dan 20%. Dari hasil penelitan didapatkan bahwa penurunan kadar sulfur pada batubara dengan ukuran 20% mm lebih tinggi dibanding yang lain yaitu sebesar&nbsp; 10,48 %.</p> Rahmat Haryadi Purnomo, Andi Zulfikar Syaiful, Al Gazali Hak Cipta (c) 2023 Rahmat Haryadi Purnomo, Andi Zaulfikar Syaiful, Al Gazali https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/402 Sen, 10 Apr 2023 00:00:00 +0000 Pembuatan Pupuk Organik Cair Rumen Sapi dan Pemanfaatannya Untuk Bibit Kakao (Theobroma Cacao L) https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/347 <p><em>Rumen merupakan organ bagian dalam sistem pencernaan seperti lambung pada ternak yang berjenis herbivora dan termasuk limbah dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang prospektif sebagai pencemar lingkungan. Selama ini limbah rumen sapi belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan sebagian besar dibuang begitu saja sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan, dengan jumlah limbah cairan rumen sapi mencapai 1,8 liter/ekor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lama waktu fermentasi limbah rumen sapi cair menjadi pupuk organik cair dan menentukan pengaruh pemberian pupuk organik cair dari limbah rumen sapi berdasarkan dosis yang berbeda terhadap tinggi tanaman dan lebar daun bibit kakao (Theobroma cacao L.). Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat POC rumen sapi menggunakan metode fermentasi selama 5,8,11, dan 13. Kemudian, hasilnya digunakan sebagai pupuk untuk pertumbuhan bibit kakao. Hasil dari penelitian ini berupa produk pupuk organik cair yang diuji lab serta diperoleh hasil fermentasi terbaik POC rumen sapi yaitu 5 hari dengan komposisi rumen sebanyak 5 kg, EM-4 5000 ml, dan air dibutuhkan sebanyak 30 liter. Diperoleh kandungan N sebesar 0,22%, P sebesar 0,31% dan K sebesar 0,05%, serta pH yaitu 4,4 yaitu antara 4 – 9. Pemberian POC rumen sapi memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan kakao, dari data diperoleh persentase pertumbuhan rata-rata tinggi batang pada POC Fermentasi 5 hari sebesar 11,58%, sedangkan POC 8 sebesar 7,92%; POC 11 Hari 9,12% dan POC 13 hari sebesar 5,7%. Sedangkan untuk pertumbuhan daun pertumbuhan terpesat lebar daun pada POC rumen sapi dengan fermentasi 5 hari. Persentase pertumbuhan daun pada masing POC 5, 8, 11 dan 13 hari berturut-turut yaitu 115,5%; 108,5%; 97,25%; dan 70%.&nbsp;</em></p> Desi Ramadani, Hermawati Harun, Ridwan Ridwan Hak Cipta (c) 2023 Desi Ramadani, Hermawati Harun, Ridwan https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/347 Jum, 15 Sep 2023 00:00:00 +0000 EFEKTIVITAS PENAMBAHAN ECENG GONDOK PADA PUPUK CAIR DARI URIN SAPI https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/345 <p><em>Eceng gondok dan urin sapi dapat digunakan sebagai pupuk organik karena memiliki sifat bahan organik yang mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimum eceng gondok pada campuran pupuk cair fermentasi urin sapi serta efektifitas pupuk cair organik. Metode pada penelitian ini adalah eceng gondok&nbsp; dan urin sapi dengan proses fermentasi aerob, lama fermentasi pada penelitian ini&nbsp; selama 21 hari dengan variasi campuran pupuk cair yaitu A (1000 ml urin sapi), B (750 ml urin sapi : 250 ml eceng gondok), C (500 ml urin sapi : 500 ml eceng gondok) dan D (250 ml urin sapi : 750 ml eceng gondok). Hasil akhir dari penelitian ini berupa pupuk organik cair dengan kandungan unsur hara sampel A (Nitrogen : 0,25%, Phospor : &lt;0,01%, Kalium : 4,04%). Sampel B (Nitrogen : 0,19%, Phospor : &lt;0,01%, Kalium : 1,43%). Sampel C (Nitrogen : 0,15%, Phospor : &lt;0,01%, Kalium: 2,08%), sampel D (Nitrogen : 0,12%, Phospor : &lt;0,01%, Kalium : 1,15%). Kemudian di dapatkan Konsentrasi terbaik eceng gondok pada campuran pupuk organik cair dengan kualitas terbaik adalah pada konsentrasi campuran Eceng Gondok sebanyak 500 ml dan Urin sapi 500 ml dengan kandungan unsur hara N total 0,15%, P total &lt;0,01&amp; dan K total 2,08%. </em></p> nur rifkatul hikmayani, Ridwan, Hermawati Harun Hak Cipta (c) 2023 nur rifkatul hikmayani, Ridwan, Hermawati Harun https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/345 Sen, 18 Sep 2023 00:00:00 +0000 PENETAPAN KONSENTRASI BESI (Fe), MANGAN (Mn), KOBALT (Co), KLORIDA (Cl-), DAN SULFAT (SO4)2- PADA AIR SUNGAI DI DESA LAMERURU KABUPATEN KONAWE UTARA https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/276 <p>Banyaknya perusahaan tambang nikel yang berdiri di sekitar desa Lameruru merupakan salah satu faktor yang berpotensi membuat penurunan mutu air bersih bagi masyarakat dalam jumlah yang besar. Masyarakat desa menggunakan air yang bersumber dari air sungai sebagai bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, pertanian dan lain sebagainya. Letak pengendalian air tambang yang kemudian dialirkan menuju air sungai tidak jauh dari area pemukiman masyarakat, memungkinkan akan membuat penurunan mutu air di desa Lameruru. Tujuan penelitian ini adalah menentukan konsentrasi besi, mangan, kobalt, klorida, dan sulfat sebagai parameter mutu daripada aliran air tambang di desa Lameruru kabupaten Konawe Utara untuk keperluan air bersih, berdasarkan persyaratan baku mutu air Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021. Metode&nbsp; analisis &nbsp;konsentrasi &nbsp;logam&nbsp; Fe, &nbsp;Mn &nbsp;dan&nbsp; Co &nbsp;menggunakan &nbsp;metode&nbsp; adisi standar dengan instrumen Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Analisis klorida menggunakan metode &nbsp;titrasi argentometri Mohr, dan sulfat dianalisis menggunakan instrumen spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi logam Fe berkisar 0,1688‒0,2883 mg/L, logam Mn berkisar 0,0235‒0,0392 mg/L, logam Co berkisar 0,034‒0,132 mg/L, klorida berkisar 3,4741‒4,1689 mg/L, dan sulfat berkisar 4,0384‒6,0630 mg/L. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi besi, mangan, kobalt, klorida, dan sulfat pada air sungai Desa Lameruru Kabupaten Konawe Utara telah memenuhi persyaratan baku mutu air.</p> Ridwan Ridwan, M. Tang, Nur Hidayat Arif Hak Cipta (c) 2023 Ridwan, M.Tang, Nur Hidayat Arif https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/276 Sen, 10 Apr 2023 00:00:00 +0000 FORMULASI OPTIMUM DETERJEN CAIR DARI EKSTRAK BUNGA KEMBANG SEPATU SEBAGAI BIOSURFAKTAN https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/370 <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p><em>Tanaman kembang sepatu adalah tanaman hias yang memiliki kandungan senyawa saponin. Saponin adalah senyawa glikosida kompleks yang dapat menghasilkan glikon dan aglikon pada reaksi hidrolisis. Senyawa saponin digunakan dalam deterjen cair. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan karakteristik deterjen cair berdasarkan SNI 4075-1:2017 dan menentukan formulasi terbaik deterjen cair dengan ekstrak bunga kembang sepatu sebagai biosurfaktan. Bunga kembang sepatu diekstrasi dengan metode maserasi dan hasil uji GCMS sekitar 0,51% luas area senyawa saponin. Variabel bebas yaitu konsentrasi ekstrak bunga kembang sepatu dan penggunaan MES. Dalam penelitian ini 6 sampel antara lain F1 (ekstrak 5% dan MES 13%),&nbsp; F2 (ekstrak 5%), F3 (ekstrak 15% dan MES 13%), F4 (ekstrak 15%), F5 (ekstrak 30% dan MES 13%), dan F6 (ekstrak 30%). Hasil pengujian dari sampel tersebut secara berturut-turut sebagai berikut nilai pH 7,181; 6,132; 6,821; 6,799; 6,189; dan 6,209, specific gravity 25<sup>o</sup> 1,0130; 1,0096; 1,0149; 1,0126; 1,0162; dan 1,0147; serta total kadar surfaktan 1,47%; 0,93%; 2,98%; 2,86%; 4,52%; dan 3,72%. Nilai pH dan specific gravity 25<sup>o</sup> berada dalam kisaran yang disyaratkan oleh SNI 4075-1:2017. Adapun nilai total kadar surfaktan tersebut lebih rendah dibandingkan syarat SNI 4075-1:2017 yaitu minimal 14%. Formulai terbaik deterjen cair ekstrak bunga kembang sepatu pada penelitian ini yaitu sampel F5.</em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em><em>maserasi</em><em>, </em><em>bunga kembang sepatu, SNI 4075-1:2017, surfaktan, deterjen cair</em></strong></p> Sari Andira Tahir, Hamsina, M. Tang Hak Cipta (c) 2023 Sari Andira Tahir, Hamsina, M. Tang https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/370 Sen, 10 Apr 2023 00:00:00 +0000 EKSTRAKSI PIGMEN ANTOSIANIN DARI UBI JALAR UNGU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MASERASI https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/346 <p><em><strong>Abstrak</strong></em><br>Ipomoea batatas L. Poir merupakan tanaman ubi jalar ungu yang memiliki kandungan pigmen antosianin yang cukup besar. Kandungan antosianin pada ubi jalar ungu belum mendapatkan perhatian dari masyarakat, padahal ubi jalar ungu kaya akan kandungan pati, protein, vitamin, serat, dan antosianin. Kandungan antosianin yang bersifat antioksidan dapat membantu tubuh menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimum bahan baku dan menentukan lama pemanasan pada ekstraksi pigmen antosianin dari ubi jalar ungu dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Adapun variabel yang diteliti adalah konsentrasi bahan baku ubi jalar ungu dengan konsentrasi 25, 50, 75 (gram) dan lama pemanasan 15, 30, 45, 60, 75 (menit). Hasil pengujian kadar antosianin dari ketiga sampel tersebut berturut-berturut antara lain 23,86; 28,99; 33,28 (mg/100 g). Lama pemanasan 17,24; 17,37; 17,51; 17,46; 17,33 (mg/100 g). Jadi, kadar antosianin tertinggi pada konsentrasi 75 gram yaitu 33,28 (mg/100 g) dan lama pemanasan yang stabil pada waktu 45 menit.</p> <p><em><strong>Kata Kunci: Ubi jalar ungu, Etanol, Antosianin.</strong></em></p> NURUL SALAMA, Fitri Ariani, Hermawati Harun Hak Cipta (c) 2023 Nurul Salama, Fitri Ariani, Hermawati Harun https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/saintis/article/view/346 Sen, 10 Apr 2023 00:00:00 +0000